Siklus Aplikasi J2ME

Setiap aplikasi J2ME (midlet) berada dalam salah satu dari tiga state berikut: Paused, Active, atau Destroyed.

Siklus Midlet:

siklusj2me

Saat constructor dipanggil, maka Midlet akan berada dalam kondisi Paused. Jika method startApp() dipanggil, maka Midlet akan aktif, sebaliknya, jika Midlet menemui method destroyApp(), maka Midlet akan di buang dari memory (Destroyed).

Terdapat 3 method yang harus ada dalam setiap MIdlet.

1. startApp()

Agar MIDlet memperoleh fokus dan menjadikannya active. Method ini dipanggil jika MIDlet baru saja dibuat atau kembali dari kondisi Paused.

public static void startApp()

2. pauseApp()

Method ini dieksekusi jika MIDlet tidak memiliki fokus. Contohnya : ada telepon masuk saat kita menjalankan MIDlet tersebut. Aplikasi tidak mempunyai tampilan.

public static void pauseApp()

3. destroyApp()

Method ini dipakai untuk membebaskan seluruh resource yang digunakan oleh MIDlet.

public static void destroyApp(boolean unconditional)

 

Sudah familiar dengan siklus Midlet?

Hello J2ME

Kita sudah kenalan dengan J2ME.

Kita juga sudah melengkapi diri dengan tools pengembangan J2ME.

Sekarang kita siap untuk membuat aplikasi J2ME yang dikenal dengan nama MIDlet

Berikut adalah source code untuk :HelloMIDlet. (Untuk catatan, saya menggunakan Eclipse untuk seluruh pengembangan aplikasi)

import javax.microedition.midlet.*;
import javax.microedition.lcdui.*;

public class HelloMIDlet extends MIDlet {

    public HelloMIDlet() {
    }

    protected void destroyApp(boolean arg0) {

    }

    protected void pauseApp() {

    }

    protected void startApp() {
        TextBox teks = new TextBox("Kulunuwun", "Monggo", 256, TextField.ANY );
        Display display = Display.getDisplay(this);
        display.setCurrent(teks);
    }

}

Hasilnya sebagai berikut:

HelloMIDlet

Untuk sekarang, saya belum membuat penjelasan dari kode di atas.

Seiring posting selanjutnya anda akan dapat menjelaskannya untuk diri anda sendiri.

Jadi, siap untuk melangkah lebih lanjut?

Tools J2ME

Oke. kita sudah mengetahui bagian-bagian dari J2ME, sekarang kita siap untuk membuat aplikasinya.

Apa yang kita perlukan?

Sun Microsystem menyediakan J2ME Wireless Toolkit (J2ME WTK) untuk mengembangkan aplikasi J2ME.

Satu paket J2ME sudah cukup untuk pengembangan aplikasi sampai bentuk jadi yang siap digunakan di alat sebenarnya.

Ada beberapa IDE Java juga yang bisa digunakan untuk pengembangan.

Diantaranya adalah NetBeans dan Eclipse.

Langkah-langkah pengembangan aplikasi J2ME menggunakan NetBeans di OS Windows:

1. Download jdk. Disarankan versi jdk 1.4 ke atas. Install.

jdk ini adalah java development kit. Memuat compiler dan jre (java runtime environment-tool untuk menjalankan java dalam komputer kita)

2. Download netbeans di www.netbeans.org/downloads. Install.

3. Download netbeans mobility pack yang sesuai dengan versi netbeans anda. Install.
4. Anda telah melengkapi diri dan siap untuk menendang beberapa pantat (kick some ass!)

Anda bisa juga menggunakan Eclipse IDE.
Langkah-langkah pengembangan J2ME menggunakan Eclipse adalah sebagai berikut.

1. Download Eclipse.
Nah. Di langkah ini ada beberapa hal yang harus diperhatikan.
Saat artikel ini ditulis, plugin untuk J2ME pada Eclipse (EclipseME) baru mendukung untuk Eclipse 3.2 (Calisto). bukan Eclipse 3.3 (Europa).
Di website EclipseME, versi yang terbaru adalah eclipseme 1.7.7. Dan versi tersebut adalah yang terakhir untuk Eclipse 3.2.
Jadi, untuk saat ini, download Eclipse versi 3.2. Pada website resmi eclipse www.eclipse.org, sulit untuk mencari versi terdahulu. Google saja dengan kata kunci= eclipse 3.2 download.
2. Download plugin eclipseme.
Plugin eclipseme untuk pengembangan J2ME pada Eclipse IDE dapat didownload di www.eclipseme.org.
3. Ikuti cara installasi yang ada di website tersebut.
Petunjuk: untuk mudahnya, pada prerequisite terdapat banyak sdk yang harus diinstall. kita install J2ME Wireless Toolkit saja.
4. Jika pada saat instalasi plugin eclipseme terdapat error seperti: (saya kurang hapal errornya tapi kira-kira seperti ini) birt something…, maka download dan install “birt reporting framework 2.1.2″. cari di google untuk linknya. saya sudah lupa.
5. Lanjutkan installasi eclipseme anda.
6. Mari kita membuat aplikasi J2ME.

Selamat mengunduh!

Pengenalan J2ME

Java adalah bahasa pemrograman yang terus berkembang.

Sampai sekarang ada 3 edisi dari Java 2.

  • Edisi standar J2SE (Java Standard Edition) digunakan untuk tipikal aplikasi desktop maupun applet.
  • Edisi ini kemudian dikembangkan untuk mendukung kebutuhan besar berskala enterprise sehingga muncul J2EE (Java Enterprise Edition). J2EE menitikberatkan aplikasi berbasis web dan server-side.
  • Edisi terakhir adalah J2ME (Java Micro Edition). Edisi ini mendukung pengembangan aplikasi untuk micro devices dengan segala keterbatasannya di sisi hardware.

Jadi, J2ME adalah subset dari J2SE dengan tambahan paket opsional.

Pada J2SE, kita jumpai JVM (Java Virtual Machine), sebuah mesin abstrak untuk menerjemahkan bytecode hasil kompilasi java hingga dimengerti oleh komputer. Untuk J2ME, maka kita jumpai KVM (K Vitual Machine).

Untuk menjalankan aplikasi J2ME, kita tidak perlu melakukan instalasi JVM seperti pada J2SE. Jika device kita mendukung Java maka dapat kita asumsikan KVM sudah diinstal dalam device tersebut.

Ilustrasi J2ME

j2me1.jpg

Teknologi J2ME memiliki 3 komponen

1. Configuration : memuat library dasar dan virtual machine untuk banyak jenis device.

Saat ini, arsitektur J2ME terdiri atas 2 jenis configuration, yaitu:

  • CDC (Connected Device Configuration) yang meliputi: PDA high-end, navigasi mobil, dll.
  • CDLC (Connected Limited Device Configuration) meliputi mobile phone, PDA kebanyakan, pager, dll.

2. Profile : tambahan API (Application Programming Interface) dan spesifikasi lainnya untuk membuat aplikasi untuk tipe device yang lebih spesifik.

Terdapat beberapa profile seperti pada gambar, namun yang paling sering dipakai dan yang akan dibahas adalah MIDP (Mobile Information Device Profile)

3. Paket Optional : Paket tambahan yang dibutuhkan aplikasi saat deployment sehingga harus ikut didistribusikan.

API yang disediakan untuk CDLC 1.1 dan MIDP 2.0 adalah sebagai berikut:

CDLC 1.1

  • java.lang
  • java.lang.ref
  • java.io
  • java.util
  • java.microedition.io

MIDP 2.0

  • java.microedition
  • java.microedition.media
  • java.microedition.midlet
  • java.microedtion.rms

Jadi, sudah kenal dengan J2ME?